Phreakaholic

Back From The Dead Like Other Did

Home » Ekonomi » Globalisasi Ekonomi Bagi Perkembangan Negara

Globalisasi Ekonomi Bagi Perkembangan Negara

Globalisasi ekonomi bagi perkembangan Negara intinya sepertiga penduduk dunia masih hidup dalam kemiskinan, banyak para pihak mengklasifikasikan warga masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan, tapi yang lebih mudah berpatokan kepada pendapatan perkapita sebesar tiga ratus tujuh puluh dolar amerika sebagai tolak ukurnya (Bank Dunia). Dengan kata lain masalah kemiskinan adalah masalah yang sudah mendunia sifatnya dan tidak ada suatu bangsa manapun yang dapat mengapuskan kemiskinan secara sendiri, karena itu perlu kerjasama yang sifatnya multilateral, regional dan bilateral untuk mengatasinya itupun susah dalam prakteknya karena adanya kemauan dan keputusan politik.

Jurang pemisah antara negara-negara industri maju dengan negara-negara yang sedang membangun dan terbelakang yang sebagai keseluruhan mendapat julukan Dunia Ketiga mewujudkan gejala kesenjangan yang justru semakin melebar.

Kategori negar-negara bangsa sesuai tingkat perekonomian digolongakan :

  1. Negara-negara industri maju.
  2. Negara-negara industri baru.
  3. Negara-negara miskin yang sedang membangun, yang tahap industrialisasinya masih terkebelakang.

Negara yg termasuk Katagori pertama diukur dengan Gross Domestic Product perkapita dan pendapatan per kapita mencapai puluhan ribu dolar amerika terletak di bagian utara bumi ditambah Jepang terkenal dengan istilah G – 7, perdagangan sesama mereka/anggota sangat besar demikian juga pangsa pasar dunia yang mereka kuasai baik barang dan jasa, disamping itu juga mereka memiliki dan menguasai teknologi yang merupakan salah satu faktor keunggulan kompetitif bahkan mereka atau pada negara-negara tersebut terdapat perusahaan –perusahaan multi nasional ciri-cirinya :

1. Modal kerjanya cukup besar.
2. Beroperasi dibanyak negara .
3. Produksinya yang sangat beragam.
4. Penghasilannya sangat besar dibandingkan atau melebihi negara dimana perusahaan itu beroperasi.
5. Jumlah karyawannya sangat banyak terdiri dari berbagai suku, ras dan asal usul nasionalitas.
6. Kecenderungan mempengaruhi politik negara dimana mereka bergerak, setidak-tidaknya dalam bentuk agar supaya peraturan perundang – undangan dan kebijaksanan negara ybs menguntungkan atau tidak merugikan bisnis mereka.

Yaitu negara-negara yang sudah mulai memasuki era industrialisasi yang dipandang sebagai salah satu wahana yang paling effektif dalam melakukan pembangunan di bidang ekonomi, negara negara tersebut terdapat dibelahan selatan bumi.

Adalah negara-negara yang tergolong miskin, pedapatan perkapita yang kecil, kurang 370 dolar Amerika, tingkat pendidikan rendah, bahkan angka buta huruf tinggi, perekonomian masih bersifat tradisional yang pada umumnya bersifat agraris, infrastruktur fisik yang sangat kurang/belum baik dan belum memadai terlihat pada daerah pedesaan yang masih terisolasi, masyarakat masih berpadangan tradisional, jaringan komunikasi yang masih terbatas, belum berkembang dalam penguasaan teknologi.

Kelompok negara-nega tergolong kategori kedua dan ketiga dikenal dengan berbagai nama seperti kelompok 77 karena semulanya anggotanya 77 negara akan tetapi sekarang bertambah dan sudah mencapai 120 negara karena adanya negara yang baru merdeka dan hampir terdapat di Benua Asia dan Afrika.

Tags: Ekonomi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>